Liga Yooscout ‘Road to Nasional’ resmi dibuka sebagai ajang kompetisi sepak bola usia dini yang digelar secara regional di Kota Tangerang mulai 5 April hingga 20 Juni 2026, dengan puncak kompetisi tingkat nasional berlangsung pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026 di Tangerang.
Kompetisi ini ditujukan bagi tim dan klub sepak bola untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional sebagai bagian dari proses pembinaan pemain muda.
Pelaksanaan Liga Yooscout ini melibatkan panitia penyelenggara, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, serta para pemangku kepentingan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengonfirmasi pelaksanaan Liga Yooscout usai menerima panitia penyelenggara kompetisi, Santoso, di Gedung Cisadane, Jalan KS Tubun, Kecamatan Karawaci, Rabu petang (1/4).
Dalam pertemuan tersebut, Kaonang didampingi Kepala Bidang Olahraga Dispora, Surya Fani Ritonga.
“Kami mengundang tim atau klub sepak bola untuk berkompetisi di tingkat regional demi memperebutkan tiket menuju kompetisi nasional. Ini menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan dilirik pemandu bakat,” jelas Kaonang.
Kompetisi bertajuk Liga Yooscout Road to Nasional ini menjadi wadah pencarian bakat pemain usia dini melalui sistem kompetisi berjenjang dari tingkat regional hingga nasional.
Penyelenggara menetapkan pembatasan jumlah peserta guna menjaga kualitas pertandingan dan pembinaan atlet muda.
Liga ini juga diumumkan secara terbuka kepada para pelatih dan perwakilan regional sebagai bagian dari ajakan partisipasi tim di masing-masing wilayah.
Pelaksanaan Regional dan Menuju Nasional
Kompetisi Liga Yooscout Regional Tangerang berlangsung di tiga stadion rumput sintetis di Kota Tangerang, yakni Stadion Nambo Jaya, Stadion Porci Cibodas, dan Stadion Mini Cipondoh.
Liga Yooscout Regional Tangerang mempertandingkan empat kelompok usia, yaitu U-11, U-13, U-15, dan U-17.
Setiap kategori usia dibatasi maksimal 12 tim peserta. Pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga daya saing dan kualitas kompetisi.
Penyelenggara menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi bagian dari pembinaan sepak bola usia dini secara berjenjang.
Ajang ini diselenggarakan oleh stakeholder tanpa menggunakan APBD.
“Kompetisi ini diselenggarakan oleh stakeholder dan seluruh pembiayaan ditanggung pihak penyelenggara,” ujarnya.
Dengan skema tersebut, seluruh kebutuhan pelaksanaan ditanggung oleh pihak penyelenggara tanpa melibatkan anggaran pemerintah daerah.
Penyelenggara Liga Yooscout, Santoso, menjelaskan bahwa pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk mendukung pembinaan yang lebih optimal.
“Kami ingin sepak bola kelompok umur 11, 13, 15, dan 17 berkembang melalui kompetisi yang berjenjang,” jelas Santoso.
Melalui Liga Yooscout Road to Nasional, para pemain muda dari tingkat regional memiliki kesempatan untuk melanjutkan persaingan ke tingkat nasional.
Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi pemandu bakat untuk memantau perkembangan pemain usia dini yang berpartisipasi.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan pelaksanaan kompetisi dapat diperoleh melalui panitia, yakni Cholis di nomor +6289501286572 dan Darma di nomor +6289516313810.
Penyelenggara juga menyediakan pembaruan informasi melalui media sosial Instagram @ligayooscout dan Tiktok @liga.yooscout.
